ASA |
Sejarah - Majelis Syuro Muslimin Indonesia (MASYUMI) pada tahun 1954 telah mengeluarkan fatwa berkaitan dengan Komunisme di Indonesia. Fatwa tersebut terangkum kedalam 6 point yang tercatat dalam buku "Kami Memanggil ! Dewan Pimpinan Partai Masjumi Bahagian Penerangan". Berikut ke enam point Fatwa Masjumi.
FATWA MAJELIS SYURA MASJUMI PUSAT tentang komunisme
MEMUTUSKAN:
1. Nyatalah bahwa falsafah komunisme (historisch-materialisme) bertentangan dengan dasar iman kepada Qudrah Ilahiah.
2. Nyatalah bahwa perjuangan kaum komunis dan pelaksanaan komunisme sebagai akibat dari falsafahnya itu sepanjang sejarahnya adalah BERTENTANGAN, MENANTANG DAN MEMUSUHI HUKUM SYARIAT ISLAM SERTA UMMAT ISLAM.
3. Berdasarkan segala yang tersebut itu, nyatalah bahwa komunisme itu menurut hukum Islam adalah KUFUR.
4. Barang siapa yang menganut komunisme dengan pengertian, kesadaran dan keyakinan akan benarnya faham komunisme yang nyata-nyata bertentangan, menantang dan memusuhi Islam itu, maka adalah ia hukumnya: K A F I R.
5. Seseorang Muslim yang mengikut komunisme atau organisasi komunis dengan tidak mempunyai pengertian, kesadaran dan keyakinan atas hakikat falsafah, ajaran, tujuan dan cara-cara perjuangan komunis, maka ia adalah sesat dari agama Islam.
6. Orang yang sesat itu WAJIB diberi pengertian tentang kesesatannya dan kekufuran komunisme. Dan orang yang sesat itu wajib pula menyadari kesesatannya dan wajib bertaubat kepada Allah dan kembali kepada Agamanya ISLAM.
Surabaya, 28 Rabiul Akhir - 3 Jumadil Awal 1374 (23 - 27 Desember 1954)
Selengkapnya ada di buku KAMI MEMANGGIL keluaran Dewan Pimpinan Partai Masjumi Bahagian Penerangan.
Komentar
Posting Komentar
Terima Kasih telah bersilaturahim di blog kami...